Ini Alasan BNI Incar Buka Cabang di AS dan Australia

Ini Alasan BNI Incar Buka Cabang di AS dan Australia

BNI Tokyo

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menjelaskan alasan dari rencana untuk menambah kantor cabang luar negeri (KCLN) pada 2024. Adapun BNI akan menambah cabang di dua negara, yakni Amerika Serikat (AS) dan Australia.

Direktur Wholesale & International Banking BNI Silvano Rumantir mengatakan pihaknya diberi mandat oleh Kementerian BUMN untuk menjadi Indonesian International Leading Bank. Menjawab hal tersebut, BNI memiliki strategi yaitu “Follow the Indonesian client”.

“Di mana tentunya kami akan hati-hati, prudent dalam melakukan ekspansi, namun kami akan tetap memastikan agar kehadiran kami dapat memberikan nilai tambah bagi klien,” ujar Silvano saat Paparan Kinerja BNI 2023 secara virtual, Jumat (26/1/2024).

Dia menyampaikan di AS, BNI memiliki cabang di New York. Akan tetapi BNI terbuka dan terus menggali potensi-potensi yang ada baik di bagian-bagian lain di AS maupun di Australia.

Silvano memaparkan ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan BNI dalam membuka KCLN. Pertama, memetakan perusahaan Indonesia yang melakukan bisnis di negara tersebut. Kedua, mengkaji perusahaan negara yang melakukan bisnis di Indonesia.

Ketiga, detail tentang https://213.142.147.151/ diaspora Indonesia di negara tersebut. Keempat, investasi dari negara tersebut di Indonesia dan hubungan perdagangan dengan negara tersebut atau ekspor impor. Kelima, potensi UMKM yang bisa go global ke negara-negara tersebut.

Silvano mengatkan target yang BNI harapkan dalam membentuk KCLN baru, tentunya harus memberikan value added dan kemudahan bagi klien-klien bank pelat merah itu serta mampu mendorong pertumbuhan bisnis BNI yang berkelanjutan.

Mengenai tantangan, kata Silvano, tentunya dalam melakukan ekspansi ke suatu negara baru pastinya ada beberapa hal. Di antaranya, BNI perlu memahami regulasi yang berlaku di negara tersebut. Kemudian, perlu memahami market di dalam memetakan persaingan maupun potensi bisnis yang akan digarap.

“Nah, untuk pengembangan bisnis global ini. Kami terus melakukan penguatan di divisi internasional dan di divisi-divisi terkait lainnya, sehingga optimalisasi bisnis di kantor luar negeri yang sudah ada dan juga ekspansi pengembangan di kantor luar negeri yang baru, secara prudent dan berkelanjutan dapat tercapai,” pungkasnya.

Adapun saat ini BNI memiliki 7 KCLN yang tersebar di London, New York, Seoul, Singapura, Tokyo, Hongkong, hingga Amsterdam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*