Ini Cara Penukaran Uang Terbakar Bagi Korban Depo Plumpang

Warga menukarkan sejumlah uang di mobil kas keliling dari sejumlah bank yang terparkir di Lapangan IRTI Monas, Jakarta, Senin (13/5/2019). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Bank Indonesia (BI) secara khusus menyiapkan program penukaran uang masyarakat yang terbakar pada insiden kebakaran Depo atau Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang, Koja, Jakarta Utara, milik PT Pertamina (Persero) pada Jumat (3/3/2023).

Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono meyakinkan bahwa masyarakat yang uangnya terbakar dalam peristiwa tersebut dapat menukarkan uang mereka ke BI untuk diberikan penggantiannya. Dengan catatan sepanjang hasil penelitian BI terhadap bukti yang disertakan masih dapat dikenali keasliannya.

“Dibawa saja semua buktinya untuk dilakukan assessment oleh tim. Pasti akan kami bantu semua uang yang rusak tersebut,” terangnya kepada CNBC Indonesia, Senin (6/3/2023).

Erwin mengatakan, pagi ini Senin (6/3/2023) BI akan menurunkan tim ke lokasi kebakaran dan penampungan korban untuk mengecek kemungkinan dibukanya layanan penukaran uang di lokasi kejadian. Namun, BI memastikan pelayanan penukaran uang sudah dapat dilakukan di kantor BI, khusus untuk korban kebakaran Plumpang layanan dibuka setiap hari. “Update pagi ini akan diturunkan tim ke lokasi kebakaran dan penampungan korban, untuk assessment kemungkinan buka layanan di lokasi,” jelasnya.

“Sementara itu sudah kami putuskan jadwal penukaran uang rusak di kantor BI yang saat ini seminggu sekali setiap Hari Kamis, untuk korban kebakaran Plumpang kita bisa layani setiap hari,” tambahnya.

Adapun cara untuk menukarkan uang yang terbakar, masyarakat hanya perlu membawa semua bukti yang dapat menunjukkan keaslian uang tersebut. Lebih lanjut Erwin menjelaskan, apabila dalam peristiwa tersebut uang yang dimiliki terbakar sepenuhnya, maka korban dapat membawa tempat uang tersebut berikut dengan serpihan-serpihan uang yang terbakar itu sebagai buktinya.

Apabila uang tersebut terbakar di dalam dompet, maka Erwin mengatakan dompet itu dapat dibawa sebagai bukti penukaran uang terbakar. “Bawa sama dompetnya, sebagai dasar bagi tim untuk melakukan assessment,” jelasnya.

Erwin memastikan proses penukaran uang terbakar ini akan dilakukan dengan tata kelola yang sesuai aturan. “Tentu kami juga harus tetap menjaga governance untuk proses penukaran uang ini, yaitu dengan bukti-bukti yang ada itu,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*